RS UIN Alauddin dan Prodi Pendidikan Dokter FKIK Gelar Skrining Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Rumah Sakit UIN Alauddin bersama Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan dan skrining kesehatan di Poli Eksekutif Lantai 2 RS UIN Alauddin, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pelayanan promotif dan preventif, khususnya deteksi dini berbagai gangguan kesehatan.

Beragam pemeriksaan diberikan kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut, di antaranya skrining osteoartritis genu (OA genu), skrining kanker payudara melalui pemeriksaan dan USG mammae, pemeriksaan kandungan, serta skrining penyakit metabolik melalui pemeriksaan gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan status gizi.

Direktur RS UIN Alauddin, dr. Purnamaniswaty Yunus, M.Kes., MARS., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Alauddin dan RS UIN Alauddin.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Alauddin dengan RS UIN Alauddin. Bagi kami, kegiatan seperti ini penting karena manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu nilai penting dari kegiatan ini adalah keterlibatan langsung dosen-dosen Program Studi Pendidikan Dokter yang juga merupakan dokter dan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) di RS UIN Alauddin.

Kondisi tersebut menciptakan integrasi antara pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan pengalaman pembelajaran dan pengabdian, keterlibatan tenaga medis yang berpraktik di rumah sakit juga memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara langsung.

Dalam kegiatan kali ini, tercatat 50 peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Sebanyak 29 orang mengikuti pemeriksaan OA genu dan skrining metabolik, 8 orang menjalani pemeriksaan USG mammae, serta 3 orang mengikuti pemeriksaan kandungan.

Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Direktur RS UIN Alauddin berharap kegiatan tidak berhenti pada pemeriksaan dan skrining semata. Masyarakat yang mendapatkan hasil pemeriksaan yang membutuhkan tindak lanjut diharapkan dapat memperoleh arahan untuk menjalani pemeriksaan maupun penanganan kesehatan yang sesuai.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada pemeriksaan saja, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Apabila dari hasil skrining ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut, tentunya dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai,” jelasnya.

Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya melalui pemeriksaan kesehatan mata yang menyasar masyarakat dewasa hingga pra-lansia.

Pemeriksaan mata tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan visus atau ketajaman penglihatan, tetapi juga bertujuan mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gangguan penglihatan yang mulai muncul pada kelompok usia tersebut.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen RS UIN Alauddin dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penguatan kolaborasi dengan fakultas dan program studi di lingkungan UIN Alauddin.

Sebagai rumah sakit yang berada di lingkungan UIN Alauddin, RS UIN Alauddin terus membuka ruang kolaborasi antara rumah sakit dan institusi pendidikan untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Sebagai rumah sakit yang berada di lingkungan UIN Alauddin Makassar, kami tentu sangat mendukung kolaborasi seperti ini. Ke depan kami berharap sinergi antara rumah sakit dan fakultas dapat terus diperkuat, sehingga keberadaan RS UIN Alauddin tidak hanya memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tutupnya.

0 Comments 10:20 am

Related Posts