Perawatan Intensif

Unit Perawatan Intensif (ICU) RS UIN Alauddin Makassar merupakan layanan khusus untuk pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan pemantauan ketat dan penanganan medis secara intensif selama 24 jam. Unit ini dirancang untuk memberikan perawatan optimal dengan dukungan teknologi medis modern dan tenaga kesehatan profesional yang terlatih dalam penanganan pasien kritis.

Intensive Care Unit (ICU)

Unit Perawatan Intensif menangani pasien dengan kondisi seperti:

  • Gangguan pernapasan berat yang memerlukan ventilator

  • Gangguan jantung akut

  • Pasca operasi besar dengan risiko komplikasi

  • Sepsis atau infeksi berat

  • Cedera berat akibat kecelakaan

  • Penurunan kesadaran atau kondisi yang mengancam jiwa

Pediatric Intensive Care Unit (PICU) & Neonatal Intensive Care Unit (NICU)

PICU adalah unit perawatan intensif khusus anak (umumnya usia 1 bulan sampai 18 tahun) yang mengalami kondisi kritis dan membutuhkan pemantauan ketat 24 jam. Layanan ini menangani kasus seperti:

  • Gangguan napas berat (pneumonia berat, asma berat, gagal napas)

  • Kejang berkepanjangan/penurunan kesadaran

  • Sepsis atau infeksi berat

  • Cedera berat/trauma

  • Pasca operasi besar pada anak

  • Gangguan jantung akut atau kegagalan organ

Di PICU, pasien dipantau dengan monitor terintegrasi dan mendapat dukungan terapi intensif sesuai kondisi, termasuk alat bantu napas, terapi cairan/obat melalui infusion pump, serta koordinasi dokter spesialis anak dan tim terkait.

NICU adalah unit perawatan intensif khusus bayi baru lahir (neonatus, usia 0–28 hari) yang memerlukan penanganan intensif. NICU menangani kondisi seperti:

  • Bayi prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR)

  • Gangguan napas pada bayi baru lahir

  • Infeksi neonatal (sepsis neonatorum)

  • Ikterus berat (kuning tinggi)

  • Masalah adaptasi setelah lahir (mis. hipotermia, hipoglikemia)

  • Kelainan bawaan tertentu yang membutuhkan pemantauan ketat

NICU umumnya dilengkapi dengan inkubator/infant warmer, alat bantu napas neonatal, monitoring ketat, dan dukungan nutrisi serta terapi sesuai indikasi medis.